Memahami Pentingnya Konten Yang Unik Bagi SEO
Ahli SEO telah lama menyarankan untuk membuat konten yang unik. Namun, tidak banyak dari mereka yang lanjut menjelaskan apa arti dari “konten unik” itu sesungguhnya. Sangatlah penting bagi seorang blogger tingkat lanjut memahami hal ini , dikarenakan banyaknya persaingan antar blog dari mulai master sampai pemula.
Dalam hal marketing konten dan SEO, konten yang unik itu:
- Menyertakan tulisan orisinil, dalam arti tidak ada konten yang persis sama atau sangat mirip lainnya di Internet.
- Menyertakan materi atau konten yang tidak dibahas oleh post lain dengan topik yang sama.
- Menyertakan pengetahuan atau keahlian yang tidak dapat dengan mudah ditiru oleh publikasi lain.
Berikut cara untuk memastikan bahwa kontenmu unik:
- Gunakan CopyScape untuk menentukan kontenmu tidak sama dengan konten lainnya di internet kata demi kata.
- Review 10 post teratas dari keyword-mu secara manual. Carilah informasi yang belum ada di post-post tersebut. Pastikan informasi tersebut ada di kontenmu.
- Tambahkan format konten yang tidak terdapat pada post lain yang serupa, misalnya video, infografis, gambar, PDF, dan lainnya.
Jika kamu memiliki data atau hasil riset yang orisinil, sertakan hal tersebut dalam postmu. Hal tersebut akan membuat kontenmu unik dan bernilai di mata pembaca dan search engine.
Gunakan Tag H1-H6 Dengan Benar
Menggunakan tag judul dengan benar membuat postmu lebih mudah dibaca. Selain itu, search engine juga akan lebih mudah menginterpretasi dan meng-index kontenmu secara tepat. Agar google dapat mengindex postingan kita dengan mudah dan tetunya akan menguntungkan bagi kita memiliki banyak pengunjung.
Tips Gambar SEO
Search engine tidak bisa menilai gambarmu secara langsung untuk menentukan isinya. Search engine menggunakan data dalam bentuk lain untuk dapat mengerti gambarmu, initinya adalah google search tidak dapat langsung mengindex gambar ke halaman depan dikarenakan gambar bisa jadi hasil copas atau terdapat url yang sama.
Sertakan Keyword di Nama Filemu
Nama file adalah salah satu elemen penting yang diperhatikan oleh search engine. Agar nama filemu dapat diinterpretasikan dengan tepat, ikutilah panduan berikut:
-Pisahkan kata-kata dalam nama file gambarmu dengan tanda (dash) dan bukan (underscore).
-Sertakan keyword utamamu pada satu gambar yang ada di postmu (idealnya di gambar utama atau headline)
-Utamakan format .jpg dan .png untuk gambarmu
Hindari Penggunaan Image Title Tags
Jika kamu menggunakan WordPress, mungkin kamu sadar bahwa image title akan terisi dengan sendirinya.
Meski demikian, banyak yang tidak yakin akan kegunaan tag ini dalam SEO. Setelah memberikan nama yang deskriptif bagi gambarmu dan juga mengisi alt text, seharusnya informasi tersebut sudah cukup untuk mengerti gambarmu.
Karena itu, meski menggunakan title tag tidak akan merugikan SEOmu, hal tersebut juga tidak akan membantu. Bahkan, gambarmu bisa terlihat terlalu dibuat-buat dan berlebihan untuk SEO.
Biasakan Menulis Alt Text
Alt text menyediakan informasi alternatif untuk mendeskripsikan konten gambarmu. WordPress memiliki area khusus untuk mengisi alt text setelah kamu mengupload sebuah gambar.
Alt text sangat penting karena teks tersebut digunakan oleh Google untuk menginterpretasi gambar yang kamu gunakan. Selain itu, jika pembaca tidak bisa melihat gambarmu karena alasan tertentu, alt text akan membantu mereka memahami apa yang ditunjukkan oleh gambar tersebut.
Berikut cara-cara menulis alt text yang ampuh:
- Pastikan teks tersebut tidak melebihi 15 kata
- Sertakan keyword, tapi jangan berlebihan
- Jika gambarmu mengandung teks, ulangi teks tersebut di alt text
Upload Gambar Dengan Ukuran Tepat Sebagaimana Yang Kamu Ingin Tampilkan
Seringkali, blogger mengupload gambar dalam ukuran besar, kemudian menyesuaikan ukuran tampilannya di WordPress.
Ternyata, praktik demikian membuat halamanmu akan tampil lebih lama karena memaksa WordPress untuk mengubah ukuran gambarmu saat sedang loading. Hal ini bisa menjadi masalah karena kecepatan loading adalah salah satu faktor yang penting bagi SEO.
Solusi dari masalah ini adalah dengan meng-upload gambar dengan ukuran tepat seperti yang kamu ingin tampilkan. Dengan demikian, CMSmu tidak harus bekerja lebih keras untuk menampilkan gambarmu.
Untuk mengukur lebar yang tepat untuk gambar di websitemu, kamu bisa menggunakan Page Ruler untuk Chrome.
- Baca Juga : Tips SEO meta tag formatting untuk hasil snippets yang optimal
- Baca Juga : Meningkatkan Traffic Blogger Dengan Optimasi (SEO)
- Baca Juga : 10 Cara Agar Blog Anda On-Page SEO

EmoticonEmoticon